CIMANGGIS (KEMENAG) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Depok, H. Dede Supriatna, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan Haflah Akhirussanah RA, MI, MTs, dan MA yang diselenggarakan oleh Yayasan Pesantren dan Madrasah Nurul Huda Cimanggis, Senin (15/06/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat dan meriah tersebut dihadiri oleh pengurus yayasan, kepala madrasah, dewan guru, orang tua peserta didik, serta para siswa yang telah menyelesaikan proses pembelajaran pada Tahun Pelajaran 2025/2026.
Haflah Akhirussanah menjadi momentum untuk mensyukuri capaian pendidikan para peserta didik sekaligus memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembelajaran dan pembinaan karakter selama satu tahun pelajaran.
Dalam sambutannya, H. Dede menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Pesantren dan Madrasah Nurul Huda Cimanggis yang terus berkomitmen dalam menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas serta menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada peserta didik.
“Keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari keberhasilan membentuk karakter, akhlak, dan kepribadian peserta didik. Madrasah dan pesantren memiliki peran penting dalam mewujudkan generasi yang berilmu dan berakhlakul karimah,” tuturnya.
H. Dede juga memberikan motivasi kepada para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan agar terus melanjutkan jenjang pendidikan berikutnya dengan semangat belajar yang tinggi dan tetap menjaga nilai-nilai kebaikan yang telah diperoleh selama di madrasah dan pesantren.
“Haflah Akhirussanah bukan akhir dari perjalanan menuntut ilmu, melainkan awal untuk melangkah menuju jenjang yang lebih tinggi. Teruslah belajar, raih prestasi, hormati guru dan orang tua, serta jadilah generasi yang membanggakan agama, bangsa, dan negara,” pesannya.
Melalui kegiatan tersebut, Kementerian Agama Kota Depok berharap Yayasan Pesantren dan Madrasah Nurul Huda Cimanggis terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang unggul dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.









