SUKMAJAYA (KEMENAG) – Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) Hj. Marlihah bertindak sebagai Pembina Apel Pagi Pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Depok, Senin (15/06/2026).
Apel pagi yang diikuti oleh pejabat struktural, pejabat fungsional, dan seluruh ASN Kemenag Kota Depok tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pegawai dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur negara.
Dalam amanatnya, Hj. Marlihah mengingatkan bahwa tugas pertama seorang pegawai pada awal pekan adalah mengikuti apel pagi sebagai bentuk kedisiplinan dan kesiapan dalam melaksanakan pekerjaan selama satu minggu ke depan.
Menurutnya, apel pagi bukan sekadar rutinitas administratif, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang disiplin, tertib, dan bertanggung jawab.
“Apel pagi merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap pegawai. Dari kegiatan sederhana ini kita belajar tentang kedisiplinan, kesiapan bekerja, serta komitmen dalam menjalankan tugas sebagai ASN,” tuturnya.
Lebih lanjut, Hj. Marlihah menekankan pentingnya menjaga integritas dan kedisiplinan dalam kehidupan kerja sehari-hari. Menurutnya, kedua hal tersebut merupakan fondasi utama dalam membangun kinerja yang profesional dan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat.
“Menjaga integritas dan kedisiplinan bukan hanya tuntutan aturan, tetapi sudah menjadi kebutuhan bagi setiap ASN. Sebagian besar waktu kita dihabiskan untuk bekerja dan melaksanakan tugas kedinasan, sehingga sikap disiplin dan integritas harus menjadi bagian dari budaya kerja yang terus dijaga,” tegasnya.
Hj. Marlihah juga mengajak seluruh pegawai untuk senantiasa meningkatkan tanggung jawab, menjaga etika kerja, serta melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Melalui apel pagi tersebut, diharapkan seluruh ASN Kementerian Agama Kota Depok dapat terus memperkuat disiplin, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung terwujudnya birokrasi yang efektif dan berintegritas.









