SUKMAJAYA (KEMENAG) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Depok, H. Dede Supriatna, memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan Implementasi EMIS GTK bagi Operator Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Aliyah (MA) yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) dan Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) Kementerian Agama Kota Depok bekerja sama dengan Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat. Kegiatan berlangsung di Gedung Pramuka Kota Depok, Kamis (30/07/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kompetensi operator madrasah dalam pengelolaan Education Management Information System Guru dan Tenaga Kependidikan (EMIS GTK) sebagai sistem pendataan yang menjadi dasar perencanaan, pengambilan kebijakan, serta peningkatan mutu layanan pendidikan madrasah.
Dalam arahannya, H. Dede menegaskan bahwa validitas data merupakan fondasi utama dalam mendukung berbagai program pendidikan di lingkungan Kementerian Agama.
"EMIS GTK bukan sekadar aplikasi pendataan, tetapi menjadi instrumen penting dalam menghasilkan data yang akurat, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, operator madrasah memiliki peran strategis dalam memastikan setiap data guru dan tenaga kependidikan terinput dengan benar dan diperbarui secara berkala," tegasnya.
H. Dede juga mengapresiasi kolaborasi antara KKMI, KKMA, dan Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan madrasah.
"Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh operator dapat meningkatkan kompetensi dan membangun komitmen untuk menghadirkan data yang berkualitas. Dengan data yang akurat, berbagai kebijakan dan program pendidikan madrasah akan semakin tepat sasaran serta mampu mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kota Depok," tambahnya.
Kegiatan Implementasi EMIS GTK diharapkan mampu memperkuat tata kelola pendataan guru dan tenaga kependidikan di madrasah, sekaligus mendukung transformasi digital Kementerian Agama dalam mewujudkan layanan pendidikan yang efektif, akuntabel, dan berkualitas.









